BUNKASAI (PEKAN BUDAYA JEPANG)

Posted on : 2019-06-28 11:17:54

Kegiatan yang bersifat kompetitif adalah salah satu bagian yang harus sering diikuti oleh Mahasiswa, dimana mereka dan Kampus akan mengetahui sejauh mana kemampuan dan kelemahan mereka dibandingkan dengan Mahasiswa dari Perguruan Tinggi lainnya yang sejenis program studinya ataupun yang tidak sejenis. Kalau mereka sudah mempunyai kemampuan yang mumpuni maka harus dipertahankan dan kalau bisa selalu ditingkatkan levelnya, sebaliknya kalau masih terlihat kelemahan maka harus diperbaiki dan selalu dilatih supaya bisa menjadi lebih baik. Bahasa Jepang sebagai rumpun dari Fakultas Budaya dan Sastra mensyaratkan supaya Mahasiswanya selalu melatih kemampuan bahasa mereka secara rutin karena yang namanya bahasa apabila tidak dilatih maka si penuturnya akan kehilangan kemampuan bahasanya yang baik. Selain bahasanya, budaya dari suatu negara itu harus juga dipahami, kebayang bisa bahasanya tapi tidak mengerti budayanya padahal budaya itu adalah hal yang sangat penting dalam pergaulan sehari-hari nantinya apabila kita berkunjung ke negara tersebut. Menyadari hal tersebut Dewi Saparina Halibanon.,M.Hum sebagai Ka prodi selalu memberikan hal yang terbaik kepada Mahasiswa binaanya di Prodi Sastra Jepang Unas Pasim, setiap ada perlombaan atau pekan budaya Jepang (Bunkasai) maka beliau dengan serta merta akan melibatkan Mahasiswanya untuk berpartisipasi, terlepas akan mendapatkan juara atau tidak bukanlah suatu hal yang menjadi tujuan utama, tetapi kemampuan bahasa Jepang yang terasah, keberanian dalam berbicara bahasa Jepang serta pergaulan dalam budaya Jepang merupakan tolak ukur yang dijadikan pijakan prodi Sastra Jepang mengirim Mahasiswanya. Dengan tidak adanya beban dalam mengikuti perlombaan malah berbuah manis biasanya, karena beberapa kali prodi Sastra Jepang mengikuti kegiatan Bunkasai selalu membawa pulang Piala sebagai juara, mudah-mudahan yang sekarang ini juga demikian hendaknya, kata Ibu Ka.Prodi yang murah senyum ini. Acara Yang diselenggarakan di UNPAD Jatinangor dari tanggal 28-29 Juni 2019 (Jumat dan Sabtu) melombakan beberapa kegiatan yang selalu berhubungan dengan bahasa dan budaya Jepang, yang lebih menariknya adalah biasanya juga dihadirkan stand -stand yang menyediakan kuliner Jepang. (Dry 28062019)